MENTAL KEHIDUPAN
Di sebuah kota terpencil hiduplah pemuda yang
haus akan kehidupan untuk melangkah ke depan. Hari demi hari kegelapan pun
menyertai setiap malamnya, dengan bulan yang tak bersinar menandakan sudah tak
layak hidup di dunia sebut saja “Gayus sang pemalas dan manusia bodoh”.
Kehidupan orang tua yang tidak peduli pada anaknya sendiri membuat hidup ini
menjadi tidak berarti, akhirnya Gayus memutuskan untuk berkelana ke Kota lain.
Nama Gayus Andre Permana berhasil
lulus mendapat gelar S1 Teknik Informatika dengan instansi yang terkenal di
Kotanya, tetapi seorang pemuda tersebut setelah lulus kuliah malas untuk
bekerja dan tidak ada semangat untuk menggapai masa depan. Sang pemuda asal
kota terpencil itu sangat sedih menjalani hidup yang tidak berguna dan tidak
berdaya, selalu diremehkan harga dirinya oleh teman-temannya, bahkan saudaranya
seperti tidak mengenalnya, ooohhh !!! Sungguh malang sekali nasib sang pemuda
itu...!!! di pihak lain datang lah seorang kakek-kakek tua renta berbaju
sederhana, memakai topi, berjaket sangat kotor mendatangi sang pemuda yang
sedang memegang daun sambil meratapi nasib yang sangat hina, si kakek bertanya
“hai cu kamu lagi ngapain” pemuda menjawab “tidak apa-apa kek, saya cuma bahagia
saja merasakan kehidupanku yang sekarang (sambil tersenyum bertanda bahagia)
“si kakek menanggapi “jangan suka berbohong kamu cu, dosamu sangat besar jika
kamu berani membohongi kakek. (mengobrol hingga berjam-jam. Si pemuda itu
diajak ke rumah kakek dengan membawa sebutir kue untuk dimakan).
Kakek yang hebat dan kuat membawa
sang pemuda tersebut ke sebuah cafe yang sangat megah dan terkenal seluruh
Kota. Haaaaaa !!!!!!! Gayus sang pemuda sangat terkejut sambil
menggeleng-geleng kepala kemudian bertanya “hai kek ini semua maksudnya apa,
saya tidak paham maksud dari semua ini (dalam hati penampilan gembel seperti
pengemis tetapi berkunjung di sebuah tempat yang megah)”, berungkali Gayus
bertanya dan si kakek hanya terdiam dan sambil tersenyum. Si kakek mengajak
Gayus untuk bersantai dan menikmati hidangan di cafe sambil riang gembira, dengan
terpaksa ia pun menerima ajakan kakek untuk melakukan hal tersebut. Sekian lama
bersantai mereka berdua tertidur dengan lelap hingga larut malam bahkan sampai
pagi.
Keesokan harinya Gayus terbangun
dari tidurnya sambil menguap dengan mata yang sedang mengantuk, tiba-tiba sang
kakek menghilang tanpa ada kabar, Gayus sangat terkejut akibat hilangnya kakek
secara tiba-tiba dengan meninggalkan sebuah amplop wasiat berisi KATA-KATA yang
ditulis di selembar kertas. Suatu ketika ada seorang perempuan yang memanggil
si Gayus (seolah-olah ingin memberi informasi keberadaan sang kakek yang
tiba-tiba hilang), ternyata si perempuan tersebut ingin mengenal saja dan tidak
mengatakan apa-apa pada si Gayus. Betapa bingungnya si Gayus mencari si kakek
kemana-mana tetap tidak ketemu, bahkan ia rela tidak makan minum hanya untuk
mencari si kakek keliling kota dari ujung sampai pojok. Gayus berkata “hai
kakek anda menghilang kemana? Tiba-tiba tidak ada kabar bagaikan hantu, saya
sangat sedih mencari kakek tidak ketemu”, hingga meneteskan keringat yang
keluar dari tubuh dan air mata yang keluar dari mata. Akhirnya Gayus memutuskan
untuk menjelajah ke tempat lain dengan muka yang pucat dan lemas.
Hujan lebat dan badai petir yang
menyambar-nyambar Kota besar itu, gemuruh suara injakan kaki dan suara mulut
yang berbicara, menandakan seseorang sedang bekerja keras walaupun hujan lebat,
tidak mengenal putus asa tetap semangat. Kemudian datanglah sang pemuda asing
tanpa dikenali oleh penduduk Kota tersebut, dan seorang gadis menghampirinya
sambil muka tersenyum dan ramah, bertanya “Anda siapa? Dari mana asal anda?
Sepertinya saya baru melihat anda orang baru disini?” Gayus pun menjawab “saya sedang
berkelana mencari solusi yang belum terjawab” Gadis menjawab “jawaban apa?
(sambil bingung melihat muka si pemuda)” si pemuda tidak mau menjawab dan
langsung jalan ke depan mengabaikan gadis itu. Gadis itu bernama Alisa dengan
paras wajah yang cantik, ramah, baik dan terkenal pintar di Kota besar
tersebut, dia sudah lama tinggal di Kota besar dengan keluarga tajir tinggal di
rumah mewah dan fasilitas yang serba terpenuhi, mempunyai 2 saudara diantaranya
kakak perempuan, kakak laki-laki. Gayus tiba-tiba menangis melihat keluarga
bahagia Alisa karena teringat sanak keluarganya dulu pernah bahagia dan
sekarang sudah hancur berkeping-kepring bagaikan kaca yang pecah.
Menetapnya Gayus sementara di rumah
Alisa sambil menikmati hidangan makan pagi yang hangat dan lezat dan tak lupa
membaca bismillah ketika menyantap makanan. Siang harinya ayah Alisa pulang
kerja dengan membawa kabar gembira yaitu dapat undian hadiah 2 buah motor dari Car
Free Day. Alisa sekeluarga sangat senang karena telah mendapat hadiah 2 buah
motor, di pihak lain Gayus juga ikut senang melihat keluarga yang sudah sangat
kaya ditambah mendapat hadiah motor sambil berangan-angan meratapi nasib “kapan
saya bisa menjadi keluarga yang bahagia seperti mereka?”. Ayah Alisa “Alisa ini
lelaki siapa namanya? Apakah pacarmu? Teman atau siapa kamu?” Alisa menjawab
“oh iya ayah perkenalkan ini teman Alisa namanya Andre (Gayus Andre Permana)”
ujar si Alisa sambil senyum, dan Gayus menjawab “perkenalkan nama saya Andre om
sangat senang bisa kenal dengan anda”. Setelah mereka berbincang-bincang hingga
larut sore, malamnya pun Alisa mengundang Andre untuk datang ke acara Hari
Ulang Tahun Ibu nya di sebuah tempat yang sangat mewah dan menarik. Andre pun
menolak ajakan Alisa, ia hanya ingin bersantai di rumah saja, karena Andre
teringat masa lalu yang pernah ia lalui dengan keluarganya dan seorang kakek
yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Sedih meratapi nasib sebab hidupnya
selalu didatangi hal-hal aneh dan hal yang menyedihkan. Alisa tetap memaksa
Andre untuk datang di acara HUT ibunya “ayolah ndre ikut aku ! aku minta tolong
agar kamu bisa ikut di acara HUT ibu ku yang dirayakan dengan meriah” Andre
menjawab “kenapa kamu harus memaksa aku, aku seorang pemuda sampah yang suram
dan tidak memiliki masa depan” ujar Andre sambil sedih dan membuang muka, Alisa
menanggapi “terserah pokoknya kamu harus ikut di acara ku, udah jangan banyak
alasan ! sekarang kamu mandi dan ganti baju, berpenampilan yang sopan dan
menarik”.
Pemuda itu akhirnya menerima ajakan
dari si Gadis dengan muka yang tidak senang karena dipaksa. Berangkatnya Alisa
dengan mengendarai mobil mewah pukul 19.00 malam, hingga sampai di lokasi acara
kedatangan Alisa dan ayahnya disambut sangat meriah oleh para tamu undangan.
Kemudian Andre hanya berdiam diri di mobil dan tidak mau keluar, sambil melamun
akhirnya ia tertidur dan bermimpi bertemu seorang kakek yang pernah ia kenal
hilang dan bertemu di sebuah rumah yang jauh dari pedesaan. Terbangunnya Andre
sambil terkejut dan berkata “kakek dulu menghilang tanpa jejak dan sekarang
berada dalam mimpiku secara tiba-tiba, sebenarnya ini bertanda apa?”. Keluar
dari mobil mencari air dan mengusap mukanya agar tidak berfikir aneh, Andre
memasuki acara HUT dengan rasa percaya diri. Di dalam tempat sangat ramai
bermacam-macam orang sedang bergembira merayakan acara tersebut dengan santai
dan have fun. Alisa dengan teman-temannya menghampiri Andre “hay Andre kamu
kemana saja? kog baru masuk, ini acara nya sudah hampir selesai” Andre menjawab
“tidak apa-apa Lis tadi ketiduran sebentar, ayo kita bersenang-senang menikmati
acara ini dengan santai dan have fun” Alisa menanggapi “oh iya perkenalkan ini
teman-teman ku” Alisa memperkenalkan Andre pada teman-temannya “hay semua
perkenalkan ini Andre” Andre menjawab “hay juga nama saya Andre salam kenal
semua, sangat senang bisa kenal dengan kalian semua” sambil tersenyum manis
dari bibir Andre. Kemudian datang seorang Ibu Alisa yang mendatangi Andre,
mereka berdua saling berjabat tangan dan berkenalan, selama proses perkenalan
Andre dengan Ibunya Alisa acara pun berakhir hingga pukul 23.00, pulang dari
acara tersebut Ibu Alisa Menawarkan Andre untuk bekerja di salah satu
Perusahaan Bank milik Ayah Alisa sambil mengobrol di dalam mobil. Andre pun
sangat terkejut mendengar tawaran Ibu Alisa sambil menggaruk-garuk kepala dan
berkata “aduh bagaimana ya tante? saya bingung untuk menjawab tawaran kerja
dari tante, sepertinya saya kurang berbakat untuk bekerja menduduki Perusahaan
tante dan om” Ibu menjawab “kenapa nak Andre berkata begitu, belum dicoba kog
sudah menyerah dulu (si ayah sambil menasehati) kamu itu seorang laki-laki yang
kuat jangan pernah menyerah ketika ada masalah yang menghalangimu” Andre pun
tambah bingung ketika mendapat saran dari Ayah dan Ibu Alisa, akhirnya Andre
menjawab “ya sudah tante dan om tawarannya saya jawab besok, lagipula ini sudah
larut malam kita lanjutkan besok pagi saja”.
Pagi yang cerah menyinari bumi hati dengan
penuh kenyamanan dan damai hidup ini, tepat pukul 07.00 pagi keluarga besar
Alisa bersiap-siap untuk berangkat ke Kantor. Di kamar tidur hanya ada Andre
yang menjaga rumah “sebenarnya aku mau menjawab pertanyaan dari om dan tante,
tetapi pagi-pagi sudah berangkat kerja dan Alisa berangkat Kuliah, terus
sekarang apa yang kulakukan?” sambil mengoceh di hadapan tembok. Andre sangat
kagum melihat rumah Alisa yang megah dan besar nya seperti surga nyaman dan
bahagia, berkelilingnya Andre di sekitar rumah Alisa. Andre menikmati suasana
dan bersantai di kolam renang samping ruang tamu, tiba-tiba ada hal aneh yang
dlihat Andre ketika berjalan menuju tepi kolam disamping kolam ada sebuah kotak
yang berisi buku-buku dan koleksi foto-foto keluarga besar Alisa. herannya saat
memlihat foto-foto, Andre menemukan foto sosok wajah sangat mirip dengan si
kakek yang pernah ia jumpai di suatu tempat dan Andre pun sangat kaget sambil
berfikir untuk mencari jawaban dari foto tersebut, “apakah hanya kebetulan
mirip? Atau memang kakek itu keluarga dari Alisa? Tetapi jika memang keluarga
dari Alisa mengapa kakek itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak dan hanya
meninggalkan 1 amplop yang berisi KATA-KATA untuk semangat hidup” tiba-tiba
Andre pingsan di dekat kolam renang.
Siang harinya Alisa pulang dari
kuliah memanggil Andre berkali-kali tetapi tidak ada jawaban, kemudian ia
mencoba keliling ke kolam renang dan ditemukan Andre sedang tergeletak di dekat
kolam renang (Alisa sangat kaget dan bingung melihat Andre sedang tidak sadarkan
diri). Alisa berlari mengambil obat dan segala macam hingga membangunkan
berkali-kali untuk menyadarkan Andre, tetapi percuma tidak ada reaksi sedikit
pun. Alisa menangis “Andre kamu kenapa pingsan??? Ayo bangun ndre ! tolong kamu
harus bangun” (Alisa sangat mengharapkan Andre agar cepat sadarkan diri).
Akhirnya si Ibu datang dengan terkejut karena rumah terasa sepi seperti tidak
ada penghuninya.....!!
Ibu : Alisa kamu kenapa menangis ?
Alisa : (tetap menangis tidak mau menjawab)
Ibu : Alisa ayo jawab !! Apa yang terjadi
dengan Andre ?
Alisa :
Si Andre pingsan mah setelah membuka koleksi foto keluarga kita, Alisa juga
tidak tahu.
Ibu :
Nak Andre ayo bangun ! kamu ini kenapa tiba-tiba pingsan ?? (berusaha
menyadarkan Andre dengan muka sedih dan bingung)
Ibu :
Alisa ayo kita bawa ke Rumah Sakit saja, agar dirawat sama dokter, mungkin dia
sedang kecapekan atau sakit.
Alisa :
Sudah Jangan dibawa ke Rumah Sakit mah ! Andre tidak sakit, dia ini pingsan
setelah membuka album foto keluarga kita. Alisa juga bingung kenapa ia
tiba-tiba pingsan setelah membuka album foto kita.
Ibu :
Apakah itu penyebabnya ? Tetapi kenapa pingsan setelah melihat album foto itu ?
Kedengarannya sangat aneh (sambil duduk di kursi dengan berpangku tangan).
Alisa :
Iya memang kedengarannya aneh mah pingsan setelah melihat album-album foto.
Pasti ada sesuatu yang aneh dalam album foto ini.
Ibu :
Mamah tidak tahu, ya sudah terserah Alisa saja. Mamah pusing, capek habis
pulang kerja.
(kemudian Andre pun sadarkan diri
dengan muka lemas dan mata buram)
Alisa :
Andre kamu sudah sadar kah ? (sangat senang melihat Andre sadar?
Alisa :
Kamu tadi pingsan kenapa ndre ?
Andre :
Tidak tahu dan saya tidak ingat apa-apa
Alisa :
Iya kamu tadi itu pingsan setelah melihat album foto keluargaku.
Alisa :
Kamu tadi pingsan di dekat kolam renang dan aku membawamu ke ruang tamu, apakah
kamu tidak ingat sesuatu sedikit pun Andre ?
Andre :
Oh iya... Aku ingat sekarang, hay aku boleh tanya sesuatu atau tidak ?
Alisa :
Boleh, tanya sesuatu tentang apa ? aku jadi penasaran sesuatu yang ingin kamu
tanyakan.
Andre :
Ngomong-ngomong kakek yang ada di album foto keluargamu itu siapa ?
Alsia :
Ohh itu ? Dia kakek ku yang dulu sudah meninggal sekitar 1 tahun lalu, emang
ada apa Ndre ?
Andre :
Hah serius itu kakekmu sudah meninggal ?
Alisa :
Iya Andre. emang ada apa sebenarnya ? kamu kelihatan terkejut dan kaget.
Andre :
Soalnya aku pernah jumpa dengan kakek mu di sebuah tempat, sangat mirip dengan
kakekmu, seingatku dulu dia memakai jubah merah berjaket hitam pakai topi hitam
dan membawa kucing hewan peliharaanya.
Alisa :
Serius ???? Iya betul sekali itu adalah baju yang sering dipakai kakekku dan
kucingnya, kamu kog bisa tahu darimana ? (menundukkan kepala dengan muka sedih
dan heran pada Andre)
Andre :
Aku pernah jumpa di sebuah Cafe yang ramai penduduknya, jadi benar itu kakek
mu? Tapi aku kog bisa ketemu dia, padahal dia sudah meinggal. Atau
jangan-jangan ???
(keduanya sama-sama heran dan tidak
disangka sama persis yang dikatakan oleh Andre)
Andre beranggapan kakek itu adalah
malaikat suka menolong yang meneyerupai manusia dengan berbuat baik pada
seluruh umat manusia yang ada di dunia. Si Ibu datang dan bertanya “syukurlah
nak Andre sudah sadar? Tadi kenapa sampai pingsan begitu? Ibu sangat memikirkan
kedaan nak Andre” Andre menjawab “tidak apa-apa tante, mungkin saya banyak
fikiran dan capek” (menyembunyikan permasalahan yang sebenarnya) si Ibu
menanggapi “bagaimana nak Andre tawaran ibu kemaren sudah ada pandangan kah
untuk jawabannya?” Andre menjawab dengan semangat “iya tante Andre bersedia
bekerja di Perusahaan tante dengan senang hati”. Akhirnya Andre menerima
pekerjaan yang di tawarkan oleh Ibu Alisa, Alisa pun ikut senang pada Andre. 1
minggu ke depan Andre mulai bekerja di Bank milik Ayah dan Ibu Alisa. Dengan
senang hati Andre tidak lupa akan keluarganya yang ia tinggalkan dahulu, pasti
akan memberi yang terbaik oleh keluarganya di rumah dan semangat yang membara
untuk melaksanakan tugas dengan baik.
4 tahun kemudian Alisa setelah lulus S1 dan
melanjutkan S2 sampai S3 nya di salah satu Universitas yang ternama di America.
Akhirnya Alisa lulus S3 dengan predikat dan prestasi yang sangat memuaskan,
Alisa melamar kerja menjadi Dosen di Universitas ternama Di Kota Besar
tersebut. Wanita cantik dan bependidikan tinggi menjadi Dosen memiliki komitmen
sangat tinggi, dalam hati berkata sambil tersenyum dengan melamun ketika
bekerja “suatu saat aku akan mencari Andre dan menikah dengannya”.
Selama bekerja 4 tahun dengan banyak
masalah yang menghadangnya Andre tetap maju dan pantang menyerah untuk mencari
nafkah serta membahagiakan kedua orang tuanya. Kinerja Andre dinilai sangat
unggul dan terbaik di Perusahaan tersebut, akhirnya Andre naik Jabatan sebagai
asisten Direktur Utama perusahaan. Andre sangat bahagia keajaiban telah
mendatangi hidupnya secara tiba-tiba dan tidak terfikiran, Andre berkata “saya
akan selalu ingat dengan kedua orang tua di rumah untuk membahagiakan mereka
dengan jerih payah selama ini untuk mencari nafkah”.
Dengan pantang menyerah Andre pulang
ke Tanah Halaman dengan membawa Hadiah sebuah mobil dan rencana ingin membawa
sang orang tua ke Tanah Suci untuk melaksanakan Ibadah Haji, kedatangan Andre
dipeluknya sang orang tua kepada Andre dan menangis terharu karena sudah
bertahun-tahun tidak pulang kampung tiba-tiba pulang dengan berpenampilan
layaknya orang sukses dan cara berfikir jauh berbeda dan sebelumnya membuat
sang orang tua menjadi bangga dan menangis terharu. Si ibu “nak ibu bapakmu
sangat kangen denganmu, sudah sangat lama Anak ku tidak pulang, ternyata sudah
sukses dan bermanfaat bagi semua orang, Ibu dan Bapak sangat bangga denganmu
nak” (sambil menangis dan terharu), Andre menjawab “iya Ibu bapak maafkan Andre
selama ini sudah meninggalkan kalian berdua dengan berkelana di Kota yang jauh
dari asal kelahiran Andre dan sekarang Andre sudah sukses seperti janji Andre
dulu ingin membahagikan Bapak dan Ibu, akhirnya semua ini terkabulkan dan penuh
keajaiban dari sang maha kuasa” (dengan menunduk dan berjabat tangan pada sang
Ibu).
Alisa mendatangi rumah Andre untuk
mengatakan sesuatu yang sangat penting, akhirnya ia memutuskan untuk menikah
dan merayakan dengan meriah di sebuah Hotel yang sangat mewah dan megah. 2 jam
kemudian datang kedua orang Alisa dengan senyuman manis dan direstui untuk
menikah dengan Andre, kedua orang tua Andre pun juga merestui pernikahan anak
tercintanya. Selamat menempuh hidup baru, bahagia selalu dan diberi kelancaran
ketika melakukan hal apapun. SAKINAH MAWADAH WA ROHMAH.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar