Kamis, 05 April 2018

Perilaku Organisasi (leadership)

Nama                          : Bima Ubaidillah
Kelas                           : Manajemen A
Nim                             : 5150211055 
Mata Kuliah              : Perilaku Organisasi
Dosen Pengampu      : Dr. Nur Wening., M.Si.

LEADERSHIP

Menurut saya, kepemimpinan atau leadership adalah seseorang yang bermental baja dan berfikir kritis ketika mengahadapi berbagai macam masalah dan konflik, seseorang yang diwajibkan bisa merencanakan, mengendalikan dan mengontrol  semua hal yang berkaitan tentang sebuah instansi/organisasi. Pemimpin harus bisa memimpin bawahan dengan mental tangguh dan otak yang cemerlang untuk mensukseskan masa depan perusahaan yang ia duduki. Seorang leader harus laksana mengabil keputusan yang kuat ketika ada konflik, tidak ada keputusan sempurna yang diambil berdasarkan sujektivitas. Pemimpin yang handal selalu menggunakan akal sehat untuk meraih kesejahteraan.
Seorang pemimpin pribadi yang berintegritas yaitu sempurna dan tanpa cacat. Apa yang kita ucapakan sama dengan apa yang kita pikirkan. Pribadi seperti ini dituntut bersikap sabar dan bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai walaupun dalam keadaan paling sulit sekalipun. Pribadi yang berintegritas menunjukkan keteguhan sikap menyatukan perbuatan dan nilai-nilai moral yang dianutnya. Godaan dan cobaan seorang pemimpin yang handal tidak akan menggoyahkan keyakinannya. Ia mengutamakan kejujuran dan etika, baik dalam perkataan maupun tindakan.
Kepribadian berintegritas untuk seorang pemimpin sesunggunya bukan soal sifat dan keyakinan saja, yaitu gambaran orang-orang yang memiliki komptensi unggul, teliti dalam berfikir dan bekerja sehingga dapat dipercaya oleh karyawan/bawahan. Keadilan yang menyeluruh adalah prinsip baginya dalam memperlakukan orang lain. Kepribadian ini juga memiliki kemampuan menyelesaiakan pekerjaan dengan hasil yang optimal. Target pekerjaan tercapai bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga mencapai kualitas yang diinginkan, untuk itu pribadi yang selalu berorientasi pada pertumbuhan dan peningkatan.
Menurut saya, seorang pemimpin harus memiliki sebuah prinsip yang penting untuk dipegang demi kesuksesan di masa depan, yaitu sebagai berikut:
1.      Seorang leader Harus Memiliki Pedoman Hidup Yang Kuat.

Saya ambil contoh, seperti Presiden Indonesia yang pertama yaitu Ir. Soekarno. Beliau adalah pemimpin pertama Negara Indonesia yang amat-amat luar biasa, perjuangannya sangat keras untuk membangun Negara Indonesia yanng merdeka pada tahun 1945. Rela berkorban, tumpah darah dan tidak mengenal lelah hanya untuk membela Negara Indonesia dari jajahan Negara Jepang dengan kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Orang berintegirtas meyakini bahwa kejujuran dan kebenaran akan menciptakan keadilan. Bagi seorang pemimpin yang handal selalu menggunakan akal sehat untuk mencapai kesejahteraan dengan keputusan yang diambil bukanlah keputusan yang dapat merugikan banyak pihak, sebisa mungkin menghindari hal itu.

            Menurut saya, seorang pemimpin yang baik dan benar harus memiliki visi, misi, strategi dan rencana yang kuat untuk meningkatkan mutu SDM. Berawal dari visi seorang pemimpin yaitu memiliki sebuah cita-cita setiap satu tahun perusahaan yang ia duduki harus memiliki tingkat pencapaian mutu SDM sekitar 95%. Dan semua itu tidaklah mudah, yaitu harus memiliki misi yang kuat dan membuat strategi perencanaan jangka panjang untuk meningkatkan mutu SDM yang berkembang dan berintegritas.
            Konsep integritas harus benar-bear terpatri dalam diri, integritas dibangun dan dilestarikan sepanjang hidup sebagai manifestasi dari kejernihan hati dan fikiran. Jika tejadi kerusakan sedikit saja, maka segara dibenahi. Maintance inegritas akan dilakukan setiap saat sehingga kualitas diri benar-benar disesuaikan dengan standar yang tidak tergoyahkan.
3.      Seorang Leader Harus Memiliki Keterampilan Dan Kemampuan.

Keterampilan dan kemampuan sangatlah dibutuhkan oleh seorang pemimpin untuk memimpin bawahannya. Saya ambil contoh, seorang pemimpin harus berani berbicara menyampaikan narasi di depan umum dengan artikulasi yang jelas dan mudah dipahami. Public speaking seorang pemimpin harus lebih diperhatikan, karena jika seorang pemimpin tidak memperhatikan, maka bawahan pun akan salah menanggapi dan bisa juga tidak paham sama sekali (kegagalan pun di depan mata dikarenakan salah komunikasi). Hal tersebut menjadi dasar seseorang yang berintegritas untuk mencapai kebaikan. Keterampilan dan kemampuan harus dilatih terus menerus. Tidak ada waktu luang tanpa instropeksi dan kemudian melatih keterampilan menjadi kemampuan yang tidak terkalahkan.Keyakinan penting dalam mencapai kesuksesan bagi orang yang berintegritas. Ia percaya tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan. Sukses hanyaalah milik seseorang yang mau dan mampu melewati setiap tahap kehidupan. Rasa sakit adalah ujian yang harus ditaklukkan demi kesukesan di masa mendatang.
4.      Memiliki Kebijaksanaan.

Sikap Bijaksana seorang leader akan membangun relasi yang kuat, relasi yang kuat akan menentukan seberapa sukses diri seseorang. Orang yang bijaksana tidak mudah marah. Orang yang mudah marah, mudah tersinggung dan gampang sakit hati rasanya sulit menjadi seorang pemimpin yang bijaksana. Sikap mudah marah akan menutup otak kita dalam mengakseskan kebaikan dan kebenaran. Ketika itu terjadi, maka kerugian besar yang akan kita dapatkan. Kita sebagai pemimpin akan gagal total karena mengurusi hal-hal yang bisa diatasi dengan kepala dingin. Hanya seseorang yang berkepriadian bijaksana yang mampu melakukan itu. Orang yang bijaksana lebih dekat dengan kesuksesan, dan kesuksesan tersebut  lebih dekan dengan kekayaan.
Kebijaksanaan tidak membuat orang menutup diri paa kritik maupun saran. Kritik dan saran akan menjadi acuan untuk memperbaiki diri yang dilakukan. Kebijaksanaan semacam itu tentu akan membangun kesuksesan di masa mendatang. Kegagalan dan kesalahan harus dilihat dari pikiran positif. Kegagalan dan kesalahan akan cepat teratasi apabila pikiran kita dipenuhi kebijaksanaan. Pemimpin yang bijaksana akan membangkitkan semangat dan menerangi rruangan yang gelap, pemimpin yang bijaksana ingin membuat kemajuan dan sangat tidak menyukai kehancuran.
5.      Memiliki Karakter Jujur.

Seorang leader harus memiliki kejujuran yang kuat, dengan kejujuran akan dihadapakan kenyataan yang riil bahwa kesuksesan seorang leader akan mudah digenggam. Tanpa kejujuran kita hanya akan bermitra dengan kebangkrutan. Kejujuran adalah aset yang paling bernilai tinggi saat kita melakukan usaha atau untuk menjadi pemimpin yang berwibawa. Namun kejujuran sudah begitu banyak ditinggalkan orang. Bahkan kita tidak mampu untuk jujur terhadap diri sendiri. Kejujuran adalah sikap mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran. Seorang leader harus mampu berbuat jujur dimanapun dan kapanpun, karena kejujuran mahal harganya dari membohongi.
Dari sisi lain seorang pemimpin harus disiplin dalam melakukan pekerjaannya, disiplin itu terbentuk dari kepribadian yang konsisten dengan niat dan proses agar dapat mendapat titik kesuksesan yang dituju. Orang sukses selalu berada pada kedisiplinan dalam bekerja. Tidak peduli dalam keadaan apapun, ia tetap konsisten dengan kedisplinan. Sebab, tanpa kedisiplinan maka masa depan para pekerja hanya menjadi mimpi belaka. Sebaliknya, dengan kedisiplinan, maka hal yang sulit sekalipun dapat kita atasi dengan mudah.

Pempimpin/leadership adalah seseorang yang akan mempengaruhi atau memberi sebuah contoh kepada pengikutnya dalam upaya mencapai sebuah tujuan dalam organisasi ataupun kelompok. Menjadi pemimpin harus bisa mencontohkan yang baik dan bisa mengurus pengikutnya agar bisa menjadi bagi calon-calon penerus sebuah kepemimpinan. Setiap organisasi ataupun manusia adalah seorang pemimpin. Contohnya seseorang pemimpin negara khususnya Indonesia, presiden harus bisa menjadi contoh baik kepada warganya dan bisa memajukan kesejahrteraan rakyatnya mulai dari ekonomi, sosial dan budaya.
Kriteria Pemimpin yang baik dan benar ialah sebagai berikut:
1.      Terjun Lapangan.
Seorang pemimpin yang baik bukan menyuruh anak buahnta saja untuk melakukan suatu pekerjaan, tetapi pemimpin yang baik harus bisa terjun langsung ke lapangan untuk menapatkan hasil yang lebih memuaskan. Selain itu, juga dapat menjadi contoh yang baik bagi warganya agar jika sewaktu-waktu warganya menjadi seorang pemimpin bisa menjadi contoh juga bagi pengikutnya, begitupun seterusya. Hal ini sangat baik kedepannya dan pemimpin yang sering terjun ke lapangan menandakan bahwa ia adalah seorang pekerja keras. Seorang pemimpin yang baik terjun ke lapangan secara langsung akan mendapatkan rasa hormat dari karyawan dan akan dinilai lebih baik oleh semua yang bersangkutan.
2.      Hubungan Yang Baik.
Seorang pemimpin harus memiliki kriteria tersebut untuk mengahsilkan kerja yang optimal. Pemimpin harus memiliki hbungan yang baik terhadap karyawan agar ia bisa membuat nayaman dan aman saat menjadi anak buahnya. Perlu diingat, bahwa seorang bawahan memiliki kepribadian yang unik dan permasalahan tertentu. Menjadi seorang pemimpin harus benar-benar berbaur dengan karywan, kita bisa mengenalnya secara personal sehingga karyawan tidak akan merasa canggung, sehingga seorang pemimpin bisa melakukan coaching yang tepat.
3.      Menumbuhkan Motivasi.
Pemimpin yang baik harus bisa menjadi acuan bawahannya. Di sisi lain, seorang pemimpin juga harus mengahrgai kerja keras seorang karyawan dengan memberikan pengahrgaan ataupun dengan lainnya agar bisa menumbuhkan motivasi dirinya untuk terus berkembang menjadi lebih baik. Adapun jika karyawan yang teralmbat berikanlah kata-kata pujian tanpa menyindirnya. Itu akan membuat karyawwan tersebut menjadi lebih baik lagi dan termotivasi untuk tidak mengulangi kesalahannya.
4.      Menjadi Inspirasi.
Seorang leader yang baik harus menjadi seorang yang bisa ditiru oleh para karyawannya. Berbagi pengalaman kepada bawahan adalah cara terbaik bagi kita untuk menjadi inspirasi bagi karyawan maupun semua orang. Pengalaman yang kita miliki bisa menjadi sebuah inspirasi bagi bawahan. Kita bisa menceritakan pertama kali kita bkerja ataupun hal apapun yang kita kerjakan dari nol hingga menajdi seorang leader. Hal itu akan angat bermanfaat dan menjadi tolak ukut bagi karyawannya.
5.      Menjalin Komunikasi Yang Baik.
Pemimpin yang baik dan benar merupakan seorang yang bisa berkomunkasi dengan perorangan ataupun kelompok secara jelas, tegas, dan dimnegerti. Setiap perkataan seorang pemimpin akan sangat berpengaruh kedepannya karena setiap ucapan yang dikeluarkan akan selalu dicermati oleh bawahanya. Bekali anak buah dengan penilaian terhadap hasil kerjanya sampai saat ini, apakah masih kurang ataupun sudah cukup memuaskan. Bicarakan kepada karyawan kita apakah setuju jika mengeluarkan kebijakan yang baru atau tidak dan musyawarah itu akan membuat kita menjadi seorang pemimpin yang mudah berbaur dengan bawahan.
6.      Bersikap Positif.
Menjadi seorang pemimpin harus selalu bersikap positif terutama kepada anak buahhnya. Setiap orang selalu tidak luput dari kesalahan, jadi jika ada karywan yang melakukan kesalahan baik itu kecil maupun besar untuk tidak memarahinya secara berlebihan. Bicarakan baik-baik apa yang menyebabkan kesalahan tersebut dan selesaikan persalahan tersebut secara tuntas. Tidak menutuk kemungkinan juga seorang pemimpin melakukan sebuah kesalahan. Sebagai pemimpin yang baik dan benar harus mengakui kesalahannya kepada pihak tertentu dan pastinya memperbaiki kesalahan tersebut dan tidak akan mengulangi kembali.
7.      Menyelesaikan Masalah.
Seorang pemimpin diharuskan bisa menyelsaikan sebuah permasalahan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait maupun dirinya sendiri terhadap orang lain. Pemimpin harus bisa membuat sebuah permasalahan tersebut selesai secara tuntas tanpa adanya masalah yang panjang. Itu dimaksudkan agar antara pemimpin dengan karyawan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya halangan sedikitpun.
Seorang pemimpin adalah individu dengan jiwa yang terlatih dan mampu melatih individu-individu lain untuk mewujudkan visi yang bersifat seragam. Seorang pemimpin diharuskan mampu melibatkan diri dalam unsur keberagaman sifat anggota yang menjadi tanggung jawabnya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok.

Pemimpin ideal adalah pemimpin yang cerdas

Kecerdasan adalah titik tentu yang idealnya harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Kecerdasan merupakan point utama yang menentukan seberapa baik langkah yang diambil oleh seorang pemimpin jika dihadapkan oleh suatu masalah kelompok. Pemimpin ideal adalah pemimpin yang cerdas dalam membawa diri yang didukung dengan keunggulan berfikir dan peka terhadap hal-hal sekitar. Dalam menjalankan tugasnya, seorang pemimpin yang ideal akan mampu berfikir luwes dan memiliki ide-ide segar untuk keberlangsungan kepentingan kelompoknya.
1.      Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang Berinisiatif.
Tidak hanya cerdas, pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang berani berinisiatif jika dihadapkan dengan suatu masalah. Inisiatifme diri jelas dibutuhkan oleh seorang pemimpin demi terciptanya solusi yang bersifat nyata dan menjanjikan. Pemimpin yang berinisiatif adalah pemimpin yang mampu menggerakkan dirinya sendiri terlebih dahulu untuk memulai segala sesuatunya tanpa adanya paksaan. Dengan sifat inisiatif yang ada dalam diri pemimpin, kekuatan diri dari tiap anggota untuk menjalankan misi kelompok pun akan terjamin dengan baik.

2.      Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang Bertanggung Jawab.

Bertanggung jawab berarti berani untuk menanggung efek dari segala keputusan yang timbul akibat tindakan yang telah dilaksanakan. Selain cerdas dan berinisatif, seorang pemimpin yang ideal tentunya perlu memiliki sifat bertanggung jawab. Pengambilan keputusan terhadap cara kerja dan pelaksanaan misi suatu kelompok tentunya diputuskan dengan tidak tergesa-gesa. Pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang tetap teguh dan mampu berfikir taktis untuk menerima segala resiko yang timbul dari keputusan yang diambil.

3.      Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang Dapat Dipercaya.

Karakter yang satu ini tentunya timbul dari seberapa berhasilnya seorang pemimpin dalam menggerakkan anggotanya dan bijak dalam mengambil keputusan. Pemimpin ideal adalah pemimpin yang tanpa perlu berfikir ulang, anggotanya akan dengan kesungguhan hati mampu mempercayai pemimpin tersebut untuk mengambil keputusan. Pemimpin yang dapat dipercaya adalah pemimpin yang mampu mendamaikan hati semua anggota. Dengan pemimpin yang dapat dipercaya, setiap anggota akan merasa lebih terpacu untuk menyatukan hati dan menciptakan keseragaman kelompok demi terciptanya keutuhan.

4.      Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang Jujur

Kejujuran dalam diri seseorang tentunya menjadi point khas yang harus dimiliki oleh seorang manusia, terutama oleh seorang pemimpin. Pemimpin yang jujur menjanjikan keterbukaan dan keluwesan dalam memberikan segala informasi yang mencakup kepentingan kelompok. Kejujuran yang ada dalam diri seorang pemimpin akan menjadi ciri khas tersendiri yang mampu diandalkan oleh anggota. Pemimpin ideal dengan tingkat kejujuran tinggi akan mendapatkan kepercayaan yang luas dari kelompoknya.

5.      Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang Rela Berkorban

Rela berkorban berarti rela menerjunkan diri dalam kepentingan kelompoknya dibandingkan dengan kepentingan pribadi. Pemimpin yang rela berkorban akan mampu memfokuskan diri untuk mencapai visi kelompok secara detail. Sifat rela berkorban ini pun tentunya harus didasari dengan kecerdasan dan kebijakan dari seorang pemimpin. Pemimpin yang ideal yang rela berkorban akan mampu mengambil keputusan secara tepat tanpa merugikan banyak pihak.



Kepemimpinan dalam organisasi terdapat dua kepentingan yang orientasinya sama secara mendasar:
1.    Kepentingan tujuan organisasi
2.    Kepentingan tujuan orang di dalam organisasi
Definisi Kepemimpinan.
Definisi Kepemimpinan Kepemimpinan adalah subyek yang paling penting untuk manager, karena peran kritis yang dimainkan oleh pemimpin adalah efektifitas kelompok dalam organisasi. Kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai proses mempengaruhi dan mengarahkan aktifitas yang berkaitan dengan tugas, seperti;
1.      Menegakan disiplin,
2.      Melaksanakan tugas dengan benar,
3.      Mengarahkan kelompok dan Memberikan motivasi
Definisi Manajemen.
Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan sumber daya untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Seorang pemimpin biasanya seorang manager, dan seorang manager bekum tentu seorang pemimpin.
Perbedaan Pemimpin dan Manajer.
Pemimpin.
1. Pokok pekerjaan mempengaruhi orang
2. Perencanaan berdasarkan visi
3. Daya pengaruh pada personal power
4. Bawahan mengolah sendiri
5. Pengarahan dan pengendalian menggunakan inspirasi
6. Berurusan dengan inovasi/perubahan
7. Berusahaa melakukan peningkatan/pengembangan
8. Berorientasi pada manusianya
9. Berkaitan dengan tugas jangka panjang dan strategis
10. Membangun komitmen
11. Mengurusi perubahan
12. Meneteapkan arah tujuan
13. Melakukan persamaan pandangan dari orang lain
14. What and why?

Manajer.
1.      Pokok pekerjaan mengelola sumber daya
2.      Perencanaan berdasar usaha]
3.      Daya pengaruh mengendalikan position power
4.      Bawahan dikendalikan
5.      Pengarahan dan pengendalian menggunakan standar
6.      Berurusan dengan ketatalaksanaan/ketertiban
7.      Menjaga/meningkatkan yang ada dengan baik
8.      Berorientasi pada sistem/peraturan
9.      Berkaitan dengan tugas jangka pendek dan operasional
10.  Bagaimana?
11.  Menegakkan aturan
12.  Mengurusi kompleksitas
13.  Menyusun anggaran
14.  Mengembangkan kapasitas untuk merealisasikan rencana

Hal-hal yang harus dimiliki seorang pemimpin.
1.      Memotivasi diri  
2.      Kemampuan berbicara di muka umum
3.      Pemahaman teknik/alat kendali mutu
4.      Kemampuan memecahkan masalah dengan sisstem
5.      Transfer pengetahuan kepada bawahan
6.      Memotivasi bawahan
7.      Mengenali karakteristik bawahan
8.      Keinginan mengetahui perkembangan
9.      Keinginan melakukan perubahan/perbaikan
10.  Sikap mental
11.  Citra diri
Kepemimpinan yang efektif.
1.      Mampu memutuskan/memecahkan masalah
2.      Mampu merencanakan/menetapkan prioritas
3.      Mampu memotivasi
4.      Mampu berkomunikasi
5.      Mampu melakukan presntaso/pidato
6.      Mampu mengajar/mentrasnfer pengetahuan
7.      Mampu menagani konflik
8.      Mampu membimbing


TALENT MANAGEMENT - HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT By BIMA UBAIDILLAH

Connect my social media HERE  INSTAGRAM : https://www.instagram.com/bimaubaidillah/ LINKEDIN     : https://www.linkedin.com/in/bima-ubaidill...