Nama :
Bima Ubaidillah
Kelas :
Manajemen A
Nim :
5150211055
Mata Kuliah :
Perilaku Organisasi
Dosen Pengampu : Dr. Nur Wening., M.Si.
LEADERSHIP
Menurut
saya, kepemimpinan atau leadership adalah
seseorang yang bermental baja dan berfikir kritis ketika mengahadapi berbagai
macam masalah dan konflik, seseorang yang diwajibkan bisa merencanakan,
mengendalikan dan mengontrol semua hal
yang berkaitan tentang sebuah instansi/organisasi. Pemimpin harus bisa memimpin
bawahan dengan mental tangguh dan otak yang cemerlang untuk mensukseskan masa
depan perusahaan yang ia duduki. Seorang leader
harus laksana mengabil keputusan yang kuat ketika ada konflik, tidak ada
keputusan sempurna yang diambil berdasarkan sujektivitas. Pemimpin yang handal
selalu menggunakan akal sehat untuk meraih kesejahteraan.
Seorang
pemimpin pribadi yang berintegritas yaitu sempurna dan tanpa cacat. Apa yang
kita ucapakan sama dengan apa yang kita pikirkan. Pribadi seperti ini dituntut
bersikap sabar dan bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai walaupun dalam
keadaan paling sulit sekalipun. Pribadi yang berintegritas menunjukkan
keteguhan sikap menyatukan perbuatan dan nilai-nilai moral yang dianutnya.
Godaan dan cobaan seorang pemimpin yang handal tidak akan menggoyahkan
keyakinannya. Ia mengutamakan kejujuran dan etika, baik dalam perkataan maupun
tindakan.
Kepribadian
berintegritas untuk seorang pemimpin sesunggunya bukan soal sifat dan keyakinan
saja, yaitu gambaran orang-orang yang memiliki komptensi unggul, teliti dalam
berfikir dan bekerja sehingga dapat dipercaya oleh karyawan/bawahan. Keadilan
yang menyeluruh adalah prinsip baginya dalam memperlakukan orang lain.
Kepribadian ini juga memiliki kemampuan menyelesaiakan pekerjaan dengan hasil
yang optimal. Target pekerjaan tercapai bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga
mencapai kualitas yang diinginkan, untuk itu pribadi yang selalu berorientasi
pada pertumbuhan dan peningkatan.
Menurut
saya, seorang pemimpin harus memiliki sebuah prinsip yang penting untuk
dipegang demi kesuksesan di masa depan, yaitu sebagai berikut:
1.
Seorang leader Harus Memiliki Pedoman Hidup Yang Kuat.
Saya
ambil contoh, seperti Presiden Indonesia yang pertama yaitu Ir. Soekarno.
Beliau adalah pemimpin pertama Negara Indonesia yang amat-amat luar biasa,
perjuangannya sangat keras untuk membangun Negara Indonesia yanng merdeka pada
tahun 1945. Rela berkorban, tumpah darah dan tidak mengenal lelah hanya untuk
membela Negara Indonesia dari jajahan Negara Jepang dengan kebenaran,
kejujuran, dan keadilan. Orang berintegirtas meyakini bahwa kejujuran dan
kebenaran akan menciptakan keadilan. Bagi seorang pemimpin yang handal selalu
menggunakan akal sehat untuk mencapai kesejahteraan dengan keputusan yang
diambil bukanlah keputusan yang dapat merugikan banyak pihak, sebisa mungkin
menghindari hal itu.
Menurut saya, seorang pemimpin yang baik dan benar harus
memiliki visi, misi, strategi dan rencana yang kuat untuk meningkatkan mutu
SDM. Berawal dari visi seorang pemimpin yaitu memiliki sebuah cita-cita setiap
satu tahun perusahaan yang ia duduki harus memiliki tingkat pencapaian mutu SDM
sekitar 95%. Dan semua itu tidaklah mudah, yaitu harus memiliki misi yang kuat
dan membuat strategi perencanaan jangka panjang untuk meningkatkan mutu SDM
yang berkembang dan berintegritas.
Konsep integritas harus benar-bear terpatri dalam diri,
integritas dibangun dan dilestarikan sepanjang hidup sebagai manifestasi dari
kejernihan hati dan fikiran. Jika tejadi kerusakan sedikit saja, maka segara
dibenahi. Maintance inegritas akan
dilakukan setiap saat sehingga kualitas diri benar-benar disesuaikan dengan
standar yang tidak tergoyahkan.
3.
Seorang Leader Harus Memiliki Keterampilan Dan Kemampuan.
Keterampilan
dan kemampuan sangatlah dibutuhkan oleh seorang pemimpin untuk memimpin
bawahannya. Saya ambil contoh, seorang pemimpin harus berani berbicara
menyampaikan narasi di depan umum dengan artikulasi yang jelas dan mudah
dipahami. Public speaking seorang pemimpin harus lebih diperhatikan, karena
jika seorang pemimpin tidak memperhatikan, maka bawahan pun akan salah
menanggapi dan bisa juga tidak paham sama sekali (kegagalan pun di depan mata
dikarenakan salah komunikasi). Hal tersebut menjadi dasar seseorang yang
berintegritas untuk mencapai kebaikan. Keterampilan dan kemampuan harus dilatih
terus menerus. Tidak ada waktu luang tanpa instropeksi dan kemudian melatih
keterampilan menjadi kemampuan yang tidak terkalahkan.Keyakinan penting dalam
mencapai kesuksesan bagi orang yang berintegritas. Ia percaya tidak ada
kesuksesan yang diraih secara instan. Sukses hanyaalah milik seseorang yang mau
dan mampu melewati setiap tahap kehidupan. Rasa sakit adalah ujian yang harus
ditaklukkan demi kesukesan di masa mendatang.
4.
Memiliki Kebijaksanaan.
Sikap
Bijaksana seorang leader akan
membangun relasi yang kuat, relasi yang kuat akan menentukan seberapa sukses
diri seseorang. Orang yang bijaksana tidak mudah marah. Orang yang mudah marah,
mudah tersinggung dan gampang sakit hati rasanya sulit menjadi seorang pemimpin
yang bijaksana. Sikap mudah marah akan menutup otak kita dalam mengakseskan
kebaikan dan kebenaran. Ketika itu terjadi, maka kerugian besar yang akan kita
dapatkan. Kita sebagai pemimpin akan gagal total karena mengurusi hal-hal yang
bisa diatasi dengan kepala dingin. Hanya seseorang yang berkepriadian bijaksana
yang mampu melakukan itu. Orang yang bijaksana lebih dekat dengan kesuksesan,
dan kesuksesan tersebut lebih dekan
dengan kekayaan.
Kebijaksanaan
tidak membuat orang menutup diri paa kritik maupun saran. Kritik dan saran akan
menjadi acuan untuk memperbaiki diri yang dilakukan. Kebijaksanaan semacam itu
tentu akan membangun kesuksesan di masa mendatang. Kegagalan dan kesalahan
harus dilihat dari pikiran positif. Kegagalan dan kesalahan akan cepat teratasi
apabila pikiran kita dipenuhi kebijaksanaan. Pemimpin yang bijaksana akan
membangkitkan semangat dan menerangi rruangan yang gelap, pemimpin yang bijaksana
ingin membuat kemajuan dan sangat tidak menyukai kehancuran.
5.
Memiliki Karakter Jujur.
Seorang
leader harus memiliki kejujuran yang
kuat, dengan kejujuran akan dihadapakan kenyataan yang riil bahwa kesuksesan
seorang leader akan mudah digenggam.
Tanpa kejujuran kita hanya akan bermitra dengan kebangkrutan. Kejujuran adalah
aset yang paling bernilai tinggi saat kita melakukan usaha atau untuk menjadi
pemimpin yang berwibawa. Namun kejujuran sudah begitu banyak ditinggalkan
orang. Bahkan kita tidak mampu untuk jujur terhadap diri sendiri. Kejujuran
adalah sikap mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai
kenyataan dan kebenaran. Seorang leader harus
mampu berbuat jujur dimanapun dan kapanpun, karena kejujuran mahal harganya
dari membohongi.
Dari
sisi lain seorang pemimpin harus disiplin dalam melakukan pekerjaannya,
disiplin itu terbentuk dari kepribadian yang konsisten dengan niat dan proses
agar dapat mendapat titik kesuksesan yang dituju. Orang sukses selalu berada
pada kedisiplinan dalam bekerja. Tidak peduli dalam keadaan apapun, ia tetap
konsisten dengan kedisplinan. Sebab, tanpa kedisiplinan maka masa depan para
pekerja hanya menjadi mimpi belaka. Sebaliknya, dengan kedisiplinan, maka hal
yang sulit sekalipun dapat kita atasi dengan mudah.
Pempimpin/leadership adalah seseorang yang akan
mempengaruhi atau memberi sebuah contoh kepada pengikutnya dalam upaya mencapai
sebuah tujuan dalam organisasi ataupun kelompok. Menjadi pemimpin harus bisa
mencontohkan yang baik dan bisa mengurus pengikutnya agar bisa menjadi bagi
calon-calon penerus sebuah kepemimpinan. Setiap organisasi ataupun manusia
adalah seorang pemimpin. Contohnya seseorang pemimpin negara khususnya
Indonesia, presiden harus bisa menjadi contoh baik kepada warganya dan bisa
memajukan kesejahrteraan rakyatnya mulai dari ekonomi, sosial dan budaya.
Kriteria Pemimpin yang baik dan benar ialah sebagai
berikut:
1.
Terjun Lapangan.
Seorang
pemimpin yang baik bukan menyuruh anak buahnta saja untuk melakukan suatu
pekerjaan, tetapi pemimpin yang baik harus bisa terjun langsung ke lapangan
untuk menapatkan hasil yang lebih memuaskan. Selain itu, juga dapat menjadi
contoh yang baik bagi warganya agar jika sewaktu-waktu warganya menjadi seorang
pemimpin bisa menjadi contoh juga bagi pengikutnya, begitupun seterusya. Hal
ini sangat baik kedepannya dan pemimpin yang sering terjun ke lapangan
menandakan bahwa ia adalah seorang pekerja keras. Seorang pemimpin yang baik
terjun ke lapangan secara langsung akan mendapatkan rasa hormat dari karyawan
dan akan dinilai lebih baik oleh semua yang bersangkutan.
2.
Hubungan Yang Baik.
Seorang
pemimpin harus memiliki kriteria tersebut untuk mengahsilkan kerja yang
optimal. Pemimpin harus memiliki hbungan yang baik terhadap karyawan agar ia
bisa membuat nayaman dan aman saat menjadi anak buahnya. Perlu diingat, bahwa
seorang bawahan memiliki kepribadian yang unik dan permasalahan tertentu.
Menjadi seorang pemimpin harus benar-benar berbaur dengan karywan, kita bisa
mengenalnya secara personal sehingga karyawan tidak akan merasa canggung,
sehingga seorang pemimpin bisa melakukan coaching
yang tepat.
3.
Menumbuhkan Motivasi.
Pemimpin
yang baik harus bisa menjadi acuan bawahannya. Di sisi lain, seorang pemimpin
juga harus mengahrgai kerja keras seorang karyawan dengan memberikan
pengahrgaan ataupun dengan lainnya agar bisa menumbuhkan motivasi dirinya untuk
terus berkembang menjadi lebih baik. Adapun jika karyawan yang teralmbat
berikanlah kata-kata pujian tanpa menyindirnya. Itu akan membuat karyawwan
tersebut menjadi lebih baik lagi dan termotivasi untuk tidak mengulangi
kesalahannya.
4.
Menjadi
Inspirasi.
Seorang leader yang baik harus menjadi seorang
yang bisa ditiru oleh para karyawannya. Berbagi pengalaman kepada bawahan
adalah cara terbaik bagi kita untuk menjadi inspirasi bagi karyawan maupun
semua orang. Pengalaman yang kita miliki bisa menjadi sebuah inspirasi bagi
bawahan. Kita bisa menceritakan pertama kali kita bkerja ataupun hal apapun
yang kita kerjakan dari nol hingga menajdi seorang leader. Hal itu akan angat bermanfaat dan menjadi tolak ukut bagi
karyawannya.
5.
Menjalin
Komunikasi Yang Baik.
Pemimpin
yang baik dan benar merupakan seorang yang bisa berkomunkasi dengan perorangan
ataupun kelompok secara jelas, tegas, dan dimnegerti. Setiap perkataan seorang
pemimpin akan sangat berpengaruh kedepannya karena setiap ucapan yang
dikeluarkan akan selalu dicermati oleh bawahanya. Bekali anak buah dengan
penilaian terhadap hasil kerjanya sampai saat ini, apakah masih kurang ataupun
sudah cukup memuaskan. Bicarakan kepada karyawan kita apakah setuju jika
mengeluarkan kebijakan yang baru atau tidak dan musyawarah itu akan membuat
kita menjadi seorang pemimpin yang mudah berbaur dengan bawahan.
6.
Bersikap Positif.
Menjadi
seorang pemimpin harus selalu bersikap positif terutama kepada anak buahhnya.
Setiap orang selalu tidak luput dari kesalahan, jadi jika ada karywan yang
melakukan kesalahan baik itu kecil maupun besar untuk tidak memarahinya secara
berlebihan. Bicarakan baik-baik apa yang menyebabkan kesalahan tersebut dan
selesaikan persalahan tersebut secara tuntas. Tidak menutuk kemungkinan juga
seorang pemimpin melakukan sebuah kesalahan. Sebagai pemimpin yang baik dan
benar harus mengakui kesalahannya kepada pihak tertentu dan pastinya
memperbaiki kesalahan tersebut dan tidak akan mengulangi kembali.
7.
Menyelesaikan Masalah.
Seorang
pemimpin diharuskan bisa menyelsaikan sebuah permasalahan yang dilakukan oleh
pihak-pihak yang terkait maupun dirinya sendiri terhadap orang lain. Pemimpin
harus bisa membuat sebuah permasalahan tersebut selesai secara tuntas tanpa
adanya masalah yang panjang. Itu dimaksudkan agar antara pemimpin dengan
karyawan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya halangan sedikitpun.
Seorang pemimpin adalah individu dengan jiwa yang terlatih dan mampu melatih
individu-individu lain untuk mewujudkan visi yang bersifat seragam. Seorang
pemimpin diharuskan mampu melibatkan diri dalam unsur keberagaman sifat anggota
yang menjadi tanggung jawabnya. Pemimpin
yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke
arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok.
Pemimpin ideal adalah pemimpin yang cerdas
Kecerdasan adalah titik tentu yang idealnya harus dimiliki
oleh seorang pemimpin. Kecerdasan merupakan point utama yang menentukan
seberapa baik langkah yang diambil oleh seorang pemimpin jika dihadapkan oleh
suatu masalah kelompok. Pemimpin ideal adalah pemimpin yang cerdas dalam
membawa diri yang didukung dengan keunggulan berfikir dan peka terhadap hal-hal
sekitar. Dalam menjalankan tugasnya, seorang pemimpin yang ideal akan mampu
berfikir luwes dan memiliki ide-ide segar untuk keberlangsungan kepentingan
kelompoknya.
1. Pemimpin
Ideal Adalah Pemimpin Yang Berinisiatif.
Tidak hanya cerdas, pemimpin yang
ideal adalah pemimpin yang berani berinisiatif jika dihadapkan dengan suatu
masalah. Inisiatifme diri jelas dibutuhkan oleh seorang pemimpin demi
terciptanya solusi yang bersifat nyata dan menjanjikan. Pemimpin yang
berinisiatif adalah pemimpin yang mampu menggerakkan dirinya sendiri terlebih
dahulu untuk memulai segala sesuatunya tanpa adanya paksaan. Dengan sifat
inisiatif yang ada dalam diri pemimpin, kekuatan diri dari tiap anggota untuk
menjalankan misi kelompok pun akan terjamin dengan baik.
2. Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang
Bertanggung Jawab.
Bertanggung jawab berarti berani untuk menanggung efek dari
segala keputusan yang timbul akibat tindakan yang telah dilaksanakan. Selain
cerdas dan berinisatif, seorang pemimpin yang ideal tentunya perlu memiliki
sifat bertanggung jawab. Pengambilan keputusan terhadap cara kerja dan
pelaksanaan misi suatu kelompok tentunya diputuskan dengan tidak tergesa-gesa.
Pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang tetap teguh dan mampu
berfikir taktis untuk menerima segala resiko yang timbul dari keputusan yang
diambil.
3. Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang
Dapat Dipercaya.
Karakter yang satu ini
tentunya timbul dari seberapa berhasilnya seorang pemimpin dalam menggerakkan
anggotanya dan bijak dalam mengambil keputusan. Pemimpin ideal adalah
pemimpin yang tanpa perlu berfikir ulang, anggotanya akan dengan kesungguhan
hati mampu mempercayai pemimpin tersebut untuk mengambil keputusan. Pemimpin
yang dapat dipercaya adalah pemimpin yang mampu mendamaikan hati semua anggota.
Dengan pemimpin yang dapat dipercaya, setiap anggota akan merasa lebih terpacu
untuk menyatukan hati dan menciptakan keseragaman kelompok demi terciptanya
keutuhan.
4. Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang
Jujur
Kejujuran dalam diri seseorang
tentunya menjadi point khas yang harus dimiliki oleh seorang manusia, terutama
oleh seorang pemimpin. Pemimpin yang jujur menjanjikan keterbukaan
dan keluwesan dalam memberikan segala informasi yang mencakup kepentingan
kelompok. Kejujuran yang ada dalam diri seorang pemimpin akan menjadi ciri khas
tersendiri yang mampu diandalkan oleh anggota. Pemimpin ideal dengan tingkat
kejujuran tinggi akan mendapatkan kepercayaan yang luas dari kelompoknya.
5. Pemimpin Ideal Adalah Pemimpin Yang
Rela Berkorban
Rela berkorban berarti rela
menerjunkan diri dalam kepentingan kelompoknya dibandingkan dengan kepentingan
pribadi. Pemimpin yang rela berkorban akan mampu memfokuskan diri untuk
mencapai visi kelompok secara detail. Sifat rela berkorban ini pun tentunya
harus didasari dengan kecerdasan dan kebijakan dari seorang pemimpin. Pemimpin
yang ideal yang rela berkorban akan mampu mengambil keputusan secara tepat
tanpa merugikan banyak pihak.
Kepemimpinan dalam organisasi terdapat dua
kepentingan yang orientasinya sama secara mendasar:
1. Kepentingan tujuan organisasi
2. Kepentingan tujuan orang di dalam organisasi
Definisi
Kepemimpinan.
Definisi Kepemimpinan Kepemimpinan adalah
subyek yang paling penting untuk manager, karena peran kritis yang dimainkan
oleh pemimpin adalah efektifitas kelompok dalam organisasi. Kepemimpinan dapat
didefinisikan sebagai proses mempengaruhi dan mengarahkan aktifitas yang
berkaitan dengan tugas, seperti;
1. Menegakan disiplin,
2. Melaksanakan tugas dengan benar,
3. Mengarahkan kelompok dan Memberikan motivasi
Definisi Manajemen.
Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan,
pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan sumber daya untuk
mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Seorang pemimpin biasanya seorang
manager, dan seorang manager bekum tentu seorang pemimpin.
Perbedaan Pemimpin dan Manajer.
Pemimpin.
|
1. Pokok pekerjaan mempengaruhi orang
2. Perencanaan berdasarkan visi
3. Daya pengaruh pada personal power
4. Bawahan mengolah sendiri
5. Pengarahan dan pengendalian menggunakan inspirasi
6. Berurusan dengan inovasi/perubahan
7. Berusahaa melakukan peningkatan/pengembangan
8. Berorientasi pada manusianya
9. Berkaitan dengan tugas jangka panjang dan strategis
10. Membangun komitmen
11. Mengurusi perubahan
12. Meneteapkan arah tujuan
13. Melakukan persamaan pandangan dari orang lain
14. What and why?
|
Manajer.
|
1. Pokok pekerjaan mengelola sumber daya
2. Perencanaan berdasar usaha]
3. Daya pengaruh mengendalikan position power
4. Bawahan dikendalikan
5. Pengarahan dan pengendalian menggunakan standar
6. Berurusan dengan ketatalaksanaan/ketertiban
7. Menjaga/meningkatkan yang ada dengan baik
8. Berorientasi pada sistem/peraturan
9. Berkaitan dengan tugas jangka pendek dan operasional
10. Bagaimana?
11. Menegakkan aturan
12. Mengurusi kompleksitas
13. Menyusun anggaran
14. Mengembangkan kapasitas untuk merealisasikan rencana
|
Hal-hal yang harus dimiliki seorang pemimpin.
1.
Memotivasi diri
2.
Kemampuan berbicara di muka
umum
3.
Pemahaman teknik/alat
kendali mutu
4.
Kemampuan memecahkan masalah
dengan sisstem
5.
Transfer pengetahuan kepada
bawahan
6.
Memotivasi bawahan
7.
Mengenali karakteristik
bawahan
8.
Keinginan mengetahui
perkembangan
9.
Keinginan melakukan
perubahan/perbaikan
10. Sikap mental
11. Citra diri
Kepemimpinan yang
efektif.
1.
Mampu
memutuskan/memecahkan masalah
2.
Mampu
merencanakan/menetapkan prioritas
3.
Mampu
memotivasi
4.
Mampu
berkomunikasi
5.
Mampu
melakukan presntaso/pidato
6.
Mampu
mengajar/mentrasnfer pengetahuan
7.
Mampu
menagani konflik
8.
Mampu
membimbing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar